Helloooo. So sorry for
being too late to write. Pie kabare?
Februari wis mari (udah selesai). Baru sempat
terusin laporannya setelah pertengahan Maret begini. Seperti biasa, catatan ini
ditulis hanya atas dasar hobi dan berharap memberi manfaat bagi penulis pribadi
agar selalu bersyukur telah memiliki kisah hidup yang sedemikian ajaib ini.
Mari kita mulai.
Februari, menjadi
bulan yang menggenapkan PPLku menjadi sebulan di tanggal 17nya. Menjadi penggenap
usiaku juga di tanggal 18nya. Sedih, karena ini bukan kali pertama tanggal 18
di beda kota. Haru, bersyukur atas semua yang sudah DIA anugerahkan dalam
hidupku yang singkat ini.
Berkaitan dengan
sebulan PPL, jelas banyak sekali pelajaran yang kudapati dari sekolah tempatku
praktik ini. Bukan hanya tentang bagaimana meneladani para guru dalam mengajar,
tapi aku belajar betul bagaimana banyak orang bisa sebegitu hebat
menyembunyikan berbagai persoalan rumit dibalik senyumnya, bagaimana seorang
menjadi hebat setelah melewati berbagai masalah, dan baanyak lagi. Dan soal
pertambahan angka usia, terima kasih banyak untuk doa dan ucapannya teman
semua. Semoga kebaikannya kembali pada yang mendoakan.
Tidak seperti di
semester lalu, PPG di semester akhir ini benar-benar mengerahkan kami untuk
belajar langsung di sekolah. Belajar bagaimana menjadi seorang guru profesional
dengan segala tanggungjawab dan tugas-tugasnya yang super padat. Jadi ingat
kata temanku, “Kalau ada yang bilang jadi guru itu enak, sini liatin tumpukan
tugas kita.”
But, sesibuk apapun
dan sebanyak apapun tuntutan yang harus kita penuhi bukan berarti kita tidak
bisa menikmati hidup. As my Daddy said: “Ulah
dianggap beban, enjoy we. Tapi ulah hilap oge tujuan akhirna.” (Jangan
dianggap beban, enjoy aja. Tapi jangan lupa juga tujuan akhirnya). Siap,
laksanakan. Berkaitan dengan kata Apaku ini, lagi-lagi Sang Penyayang memberiku
kesempatan untuk menikmati indahnya pulau Bali melalui segala kekayaan alamnya.
Tidak perlu jauh, di
pertengahan Februari aku dan kawanan KG (baca di notes awal) bisa mengunjungi
sebuah lokasi menyejukkan bernama Alam Sambangan (Video ada di channel FAUZIAH
ANGGRAENI DEWI ya). Murah meriah sudah pasti. Cocok untuk mahasiswa perantau
lah, hehehe. Kolam renang yang langsung menghadap ke rindangnya pepohonan,
beberapa wahana permainan dan spot foto serta bangunan sekitar kolam yang cukup
unik menjadi fasilitas keren untuk menghilangkan penatmu saat lelah. Di akhir
bulannya, rutinitas Kajian bersama (Ngareng) berjalan seperti bulan-bulan
sebelumnya. Alhamdulillaah…
![]() |
| Pejuang PPL, Para Pingitan Negara |


Tidak ada komentar:
Posting Komentar